Kuningan, 15 Februari – Keseriusan membangun organisasi yang solid, disiplin, dan memiliki legitimasi kuat kembali ditegaskan dalam rapat konsolidasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Kabupaten Kuningan. Pertemuan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum strategis untuk memastikan seluruh pengurus bergerak dalam satu komando, satu visi, dan satu komitmen.
Ketua DPD, H. Edi Sunaedi, dalam arahannya menekankan bahwa organisasi hanya akan tumbuh jika setiap pengurus memahami tanggung jawabnya. Ia mengajak seluruh jajaran untuk menanamkan kesadaran bahwa posisi dalam struktur bukan simbol, melainkan amanah yang menuntut kerja nyata. Menurutnya, kekompakan internal adalah fondasi utama sebelum organisasi melangkah lebih jauh di tengah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa seluruh pengurus harus siap menjadi petugas partai yang aktif dan konsisten. Tidak cukup sekadar hadir dalam rapat, tetapi juga berperan dalam menjalankan program kerja, memperkuat komunikasi, serta menjaga integritas organisasi. Kesamaan persepsi dan disiplin kolektif menjadi kunci agar setiap langkah berjalan terarah.
Selain penguatan soliditas, percepatan legalitas menjadi prioritas utama. Proses administrasi yang tengah berlangsung di Kementerian Hukum dan HAM harus segera dirampungkan agar organisasi memiliki dasar hukum yang jelas. Legalitas adalah syarat mutlak bagi partai untuk bergerak secara sah dan profesional.
Beberapa dokumen administratif masih dalam proses, termasuk penerbitan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta penyelesaian izin domisili sekretariat di sejumlah Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Ketua DPD menegaskan bahwa seluruh pengurus harus terlibat aktif membantu percepatan proses tersebut, karena kelengkapan legal menjadi pondasi bagi ekspansi gerakan.
Komitmen konkret terlihat dari Ketua DPC Ciawigebang, H. Iik, yang menyediakan rumah pribadinya sebagai sekretariat sementara. Langkah ini mencerminkan kesungguhan dan semangat gotong royong dalam membangun organisasi dari tingkat akar rumput. Ia juga menyatakan kesiapan untuk mempercepat rekrutmen anggota dan menggencarkan sosialisasi kepartaian di wilayahnya.
Penguatan basis anggota menjadi agenda penting. Organisasi yang ingin besar harus memiliki kader yang aktif, loyal, dan siap bekerja di tengah masyarakat. Dengan rekrutmen yang sistematis dan terarah, Gerakan Rakyat dapat memperluas pengaruh sekaligus meningkatkan efektivitas program sosial dan politiknya.
Ustad Yogi turut menyampaikan komitmennya untuk berperan aktif dalam setiap agenda partai. Ia menegaskan bahwa loyalitas kepada organisasi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Partisipasi aktif kader menjadi indikator keseriusan dalam membangun gerakan yang berkelanjutan.
Sementara itu, Agus Suryo menekankan pentingnya ketertiban administrasi sebelum organisasi memperluas langkah. Ia mendorong optimalisasi peran setiap bidang, pelengkapan fasilitas kesekretariatan, serta percepatan pengurusan dokumen legal yang masih tertunda. Organisasi yang profesional dan tertib akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan publik.
Ia juga mengusulkan pelaksanaan “bedah AD/ART” agar seluruh pengurus memahami secara mendalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Dengan pemahaman yang komprehensif terhadap aturan organisasi, setiap kebijakan dan program kerja dapat berjalan sesuai koridor yang telah ditetapkan.
Yadi menambahkan bahwa legalitas badan sosial partai perlu diperjelas agar kegiatan kemasyarakatan memiliki dasar hukum yang kuat. Ia mendorong agar Gerakan Rakyat tidak hanya fokus pada agenda politik, tetapi juga hadir sebagai solusi atas persoalan sosial masyarakat melalui program-program nyata dan terstruktur.
Dewan Penasehat H. Ali mengingatkan seluruh pengurus untuk menjalankan amanah sesuai AD/ART dengan penuh keseriusan. Ia juga menekankan pentingnya percepatan rekrutmen anggota di berbagai tingkatan agar struktur organisasi semakin kokoh dan representatif. Semakin luas jaringan kader, semakin besar pula kontribusi yang dapat diberikan kepada masyarakat.
Rapat konsolidasi menyimpulkan bahwa struktur kepengurusan DPD telah terbentuk lengkap dan kini memasuki tahap penyempurnaan administratif. Dalam waktu dekat, DPD akan mengusulkan penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi beserta atribut kepartaian sebagai identitas kelembagaan yang sah.
Seluruh bidang diwajibkan menyusun program kerja yang terukur dengan mengacu pada AD/ART. Agenda pendalaman aturan organisasi akan segera dilaksanakan guna memastikan setiap pengurus memahami peran dan tanggung jawabnya secara jelas.
Melalui konsolidasi ini, DPD Gerakan Rakyat di Kabupaten Kuningan menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang solid, tertib administrasi, dan taat hukum. Dengan legalitas yang kuat serta semangat kebersamaan yang terjaga, Gerakan Rakyat optimistis mampu menjalankan peran politik dan sosial secara profesional, terarah, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.